Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • BEM Uniflor Selenggarakan Diskusi Panel

    2016-06-04 11:58:03
    Images

    BEM Uniflor Selenggarakan Diskusi Panel

    • Peringati Hari Pancasila

    Pancasila merupakan rujukan utama setiap pribadi dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi, sekaligus menjaga ketahanan diri dalam menghadapi pasar global. Demikan disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Fransiskus Korosando, S.Pd.,M.Pd., pada pembukaan diskusi panel bertajuk Pancasila sebagai Dasar Menuju Masyarakat Ekonomi Asean, yang berlangsung di Auditorium H.J.Gadi Djou (30/5).  Diskusi diselenggarakan Badan Eksekutif  Mahasiswa Uniflor (BEM-UF), menghadirkan empat pembicara: Drs. Yosef Tomi Roe,M.A. (Dekan FKIP Uniflor), Yosefa A.P. Dewi (Kabid Penempatan dan Pendayagunaan Tenaga Kerja Nakertrans Ende), Agus Budiono (Kepala KPP Pratama Ende), dan Fransiskus L. Carti (Ketua BEM-UF), dengan moderator Yohanes L. Dua, mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika. Diskusi diikuti ratusan mahasiswa dari empat belas program studi yang ada di Uniflor.

    Drs.Yosef Tomi Roe,M.A., menggarisbawahi pentingnya pendidikan sebagai pilar penting untuk keluar dari keterkungkungan, di samping memiliki ketahanan diri yang cukup untuk tidak terpengaruh dengan terpaan pengaruh asing. Menurutnya, “ketahanan diri itu sangat ditentukan oleh internalisasi aspek-aspek budaya yang kita arifi dalam masyarakat kita masing-masing”. Oleh karena itu, sebagai calon pemimpin belajarlah dengan baik dalam hal komunikasi agar kalian boleh memasuki pasar global ini dengan percaya diri.

     

    Pemateri Yosefa A.P Dewi menyebutkan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh dunia ketenagakerjaan Indonesia, yaitu pengangguran, rendahnya semangat berwirausaha, tuntutan upah dan jaminan sosial, serta kasus perdagangan orang. Padahal, peluang yang dimiliki Indonesia yaitu jumlah penduduk yang besar dan melimpahnya sumber daya alam. Tentang ini, Yosefa menghimbau mahasiswa untuk meningkatkan kualitas dirinya lewat metode self learning (belajar mandiri).

     

    Hal serupa disampaikan Agus Budiono tentang kebijakan Dirjen Pajak dalam mendukung era MEA. Agus menegaskan pentingnya kemauan yang kuat pada tiap individu untuk meningkatkan kemampuan diri. “Pilihannya cuma dua: lakukan atau tidak,” ujarnya memberikan semangat kepada peserta diskusi. Fransiskus L. Carti juga menyampaikan agar era MEA ini sebaiknya dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa agar tidak menjadi penonton kemajuan di tanahnya sendiri.(eka)

    Keterangan gambar : Tampak dari kiri ke kanan Yohanes L. Dua (moderator), Drs. Yosef Tomi Roe, M.A, Yosefa A.P Dewi, Agus Budiono, dan Fransiskus L. Carti (30/5).


    Berita telah diterbitkan pada Rubrik Suara Uniflor, Harian Umum Flores Pos edisi 4 Juni 2016. Rubrik dikelola oleh UPT Humas dan Publikasi Uniflor.


Berita Terkait