Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Bapak Herman Joseph Gadi Djou

    2015-04-18 06:25:59
    Images

    Bapak Herman Joseph Gadi Djou

    Ibarat Pohon: kokoh untuk akar, batang, ranting, daun, bunga, dan buah

     

    Oleh Suster Wilda, CIJ

    Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,

    Universitas Flores, Hp 081339437334pHp

     

     

     

    Sebatang pohon yang kokoh

    teguh tak tergoyah

    sekuat akar bertahan melawan kegagalan

    yang tak pernah mungkir dari kehidupan

     

    Sebatang pohon yang kokoh

    rapih terajut menjadi utuh

    seutuh rajutan gagasan dan visi yang selalu ’menjadi’

    tak mudah dicabik-cabik kepalsuan

     

    Sebatang pohon yang kokoh

    memberi warna pada cahaya bunga

    kembang nan indah yang selalu mekar tak kenal musim

    seindah kata yang terucap dan teduh di hati

     

    Sebatang pohon yang kokoh

    lebat berbuah panenan terberi

    selezat rasa buah: manis, pahit  adalah berkah

    semua dinikmati demi hidup bermakna bagi sesama

     

    Sebatang pohon yang kokoh

    menjadi peneduh  di kegersangan harapan

    di jedah musim yang terik dan garang

    dalam perjalanan waktu yang terus membumi

     

    Sebatang pohon yang kokoh

    kuat dari akar imannya

    teguh dari batang gagasannya cemerlang

    segar dari hijau harapannya menjangkau nun jauh

     

    indah menawan dari bijak sahaja kata-katanya

    lezat berselera dari berkah kerja kerasnya

    lembut  tersenyum dari cahaya cinta kasihnya  

    merangkul  tak  beda, semua satu

    dalam dekap derap juangnya  yang tinggi

     

    dan diteduh kalbu bersunyi

    permata imannya terang berkilau

    dalam khusuk doanya tenang, mengamini:

    ada waktu untuk hidup                                    ada waktu untuk mati

    ada waktu untuk memulai                                     ada waktu untuk berhenti

    ada waktu untuk bekerja                                  ada waktu untuk bersantai

    ada waktu untuk bergembira                            ada waktu untuk bersedih

                ada waktu untuk bersyukur                             ada waktu untuk terus bersyukur

    dan dalam rindu imannya bernazar                  waktu memanggilnya

                            untuk kembali pulang              ke yang Asal

    dalam sorak kemenangan  atas hidup

     

     

     

     
       

     

    (Puisi Suster Wilda, CIJ, ini dibawakan bersama oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Uniflor pada Senin, 14 Juli 2014, hari ke-7 mengenang kepergian Bapak Herman Joseph Gadi Djou).

     

     

    (Flores Pos, Sabtu, 26 Juli 2014).    

Berita Terkait