Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Gotong Royong sebagai Karakter Masyarakat Lokal

    2016-09-13 14:03:18
    Images

    Selasa, 6 September 2016. Di Desa Moni Koanara tampak ramai. Hari itu ada upacara adat. Upacara dalam kurun waktu lima tahun sekali ini dilakukan untuk mengganti atap rumah adat. Di sana ada mahasiswa KKN Uniflor 2016. Mereka berbaur bersama masyarakat, mulai dari proses persiapan awal.

    Beberapa hari sebelum dilakukan upacara adat masyarakat dan mahasiswa bersama-sama bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar rumah adat dan lingkungan desa secara umum. Setelah itu, menata daerah sekitar bagian tubu, yang mana akan digunakan sebagai lokasi ceremony pada malam puncak dalam mengukuhkan kebersamaan dan ucapan rasa syukur dengan tarian sakral Gawi.

    Keterlibatan mahasiswa dalam pola kehidupan masyarakat Ende Lio khususnya masyarakat Moni memberikan warna kebersamaan yang kental dengan budaya. Yohanes Jemahu, koordinator mahasiswa KKN di Desa Koanara menyampaikan bahwa, kami sebagai generasi muda turut berpartisipasi untuk ikut ambil bagian dalam mengisi pembangunan. Salah satunya dalam aspek pelestarian budaya rumah adat ini. “Partisipasi seperti ini dirasakan dapat memupuk kepedulian dan cinta akan warisan budaya yang telah diwariskan oleh leluhur, serta menambah pengetahuan dan pemahaman tentang sejarah dan warisan budaya kita sendiri.”

    Salah satu tokoh masyarakat adat Moni Adrianus Moa menjelaskan bahwa keterlibatan generasi muda, dalam hal ini mahasiswa KKN Uniflor di Desa Koanara telah cukup banyak memberikan kontribusi yang nyata dalam berbagai kegiatan yang telah diimplementasikan. Salah satunya adalah keterlibatan mereka dari sisi budaya, seperti perbaikan atap rumah adat Koanara.

    “Bagi masyarakat adat Koanara, rumah adat tak sekadar untuk ditinggali, tetapi menunjukkan pula status mereka sebagai penjaga tradisi leluhur yang sudah turun-temurun. Oleh karena itu, membangun rumah adat sangatlah penting bagi mereka untuk melestarikan tradisi leluhur yang kian ditinggalkan, tandas Adrianus yang juga adalah Ketua BPD Koanara ini.” (As)

    Berita telah dimuat pada Rubrik Suara Uniflor, Harian Umum Flores Pos edisi 10 September 2016. Rubrik dikelola oleh UPT Humas dan Publikasi.

Berita Terkait