Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Guru Setia Itu Telah Pergi

    2015-10-01 09:23:06
    Images

    Guru Setia Itu Telah Pergi

    • Dekan FKIP, Dr. Pius Pampe, M.Hum

     

    Uniflor kehilangan tenaga dosen yang bergelar doktor, Dr. Pius Pampe, M.Hum. Beliau kebanggaan Uniflor dan Yapertif. Beliau adalah doktor pertama yang dimilikinya. Uniflor dan Yapertif berduka atas kepergian dosen dan pejabat yang berdedikasi tinggi, pekerja keras, dan tak lelah berusaha memajukan Uniflor melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Jiwa raganya diabdikan untuk kemajuan Uniflor.

    Demikianlah intisari sambutan singkat Rektor Uniflor, Prof. Dr. Stephanus Djawanai, M.A, dan Wakil Ketua Yapertif, Ana Maria Gadi Djou, S.H, M.Hum, dalam acara pelepasan jenazah Pius Pampe di Auditorium H. J. Gadi Djou Uniflor pada Senin, 2 Maret 2015.

    Pius Pampe adalah Dekan FKIP, dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) Uniflor sejak tahun 1988, selama 27 tahun. Mendapatkan gelar Sarjana (S-1) di IKIP Negeri Bandung, gelar Magister Humaniora (S-2) dan gelar Doktor (S-3) di Universitas Udayana, Denpasar. Keahliannya dalam bidang Sosiolingistik (Sosiologi Bahasa), sebuah bidang ilmu multidisiplin yang mengkaji fenomena pemakaian bahasa dalam masyarakat.

    Pius Pampe meninggal dunia pada Jumat (27/2) di Denpasar pada waktu menghadiri seminar nasional tentang pemberdayaan bahasa-bahasa lokal sebagai bahasa ibu dalam rangka pembentukan bangsa yang majemuk. Jenazahnya dibawa ke Ende lewat Maumere pada hari Minggu (1/3), dijemput ribuan warga masyarakat Ende, terutama warga Uniflor.

                Dikuburkan pada Senin (2/3) di Pekuburan Paroki Onekore. Didahului dengan misa arwah (requem) di Gereja Puurere, dipimpin Pater Herman Sina, SVD, didampingi 10 imam. Setelah misa arwah, jenazah disemayamkan di Auditorium H. J. Gadi Djou Uniflor sekaligus acara pelepasan jenazah secara kedinasan.

                Pada hari Rabu malam (4/3) berlangsung misa arwah malam ketiga di rumah duka, di Woloweku, Ende. Misa dipimpin Pater Frans Ndoi, SVD, didampingi 8 imam. Malam itu Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) mempersembahkan puisi indah khusus untuk Pius Pampe berjudul “Nyala yang Bercahaya” karya Suster Wilda, CIJ (Sekretaris Prodi PBSI), dibawakan dengan sangat bagus oleh mahasiswa PBSI semester VII, Viktor Adikto. (ani).

    (Suara Uniflor, Flores Pos, Sabtu, 7 Maret 2015).

     

     


     

Berita Terkait