Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Jalan Soekarno di Dunia

    2016-06-21 10:52:55
    Images

    Jalan Soekarno di Dunia

    Oleh : Drs. Yosef Tomi Roe, M.A.

    Dekan FKIP, Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah

    Hp. 081339184663

     

    Sebagai seorang nasionalis, sosok Soekarno tidak saja dikenang warga bangsa ini, melainkan juga di jagat internasional. Gayanya yang revolusioner di mata dunia membuatbanyak negara kagum padanya. Banyak negara ajungkan jempol pada kemampuan Soekarno menyusun kata dalam pidatonya. Jika bila ada yang berkata Soekarno bukan milik Indonesia, tetapi milik dunia.

    Salah satu yang membuat namanya melambung tinggi dalam pidatonya To Build The World A New (Membangun Dunia yang Baru). Pidato menggemparkan dunia dikeluarkan pada sidang umum PBB tanggal 30 September 1960. Dalam pidatonya, Soekarno menggugat tatanan dunia yang didominasi oleh kapitalis. Soekarno mengajak seluruh anggota PBB turut memperhatikan nasib negara Asia Afrika dan menyusun bersama pembaharuan dunia. Pidato berdurasi satu jam menjadi tamparan keras bagi negara kapitalis yang akan meneruskan kepemimpinan dunia.

    Kehebatan pidato Soekarno mengagumkan laksana suara Singa menggemparkan dunia. Tak heran jika banyak negara segan terhadapnya. Dapat dilihat dalam sejarah banyak foto Soekarno bersama tokoh-tokoh dunia: John F. Kennendy, Fidel Castro, Richard Nixon, Kaisar Hirohito, Pandit Jawaharlal Nehru, Gammal Abdul Nasser, bahkan artis cantik terkenal Marlyn Monroe kagum terhadap Soekarno. Tidak hanya itu, kekaguman pada Soekarno di Philipina dijadikan gambar perangko Soekarno berjabat tangan dengan Presiden Quirino saat itu. Bahkan di Kuba, sosok Soekarno sebagai inspirasi Revolusi Kuba tahun 1959. Untuk mengenang jasa-jasanya, tahun 2008 pemerintah Kuba menerbitkan perangko seri Soekarno dengan Fidel Castro dan salah seorang pemimpin gerilya Kuba Che Guevara.

    Selain Kuba, Soekarno dekat dengan Aljazair. Bagi Aljazair sosok Soekarno adalah inspirasi utama melawan kolonialisme Prancis. Peristiwa berawal ketika Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955. Dalam Konferensi Asia Afrika, Aljazair mendapatkan dukungan 29 negara Asia Afrika untuk memperjuangkan kemerdekaannya. Dan, tahun 1962 Aljazair merdeka. Sebagai bentuk jasa terhadap Soekarno, menurut Duta Besar Aljazair Abdelkrim Belarbie pada viva news menyebutkan “Nama Soekarno sangat dikenal di seluruh Aljazair. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap negeri kami dan menandai hubungan diplomatik yang telah berlangsung selama 50 tahun, maka pemerintah berencana untuk menggunakan nama Soekarno sebagai nama salah satu jalan”.

    Penggunaan nama Soekarno sebagai nama jalan tidak hanya di Aljazair tetapi juga di Mesir. Ada Jalan Ahmad Soekarno terletak bersebelahan dengan Jalan Sudan, daerah Kit-Kat Agouza Geiza. Penambahan nama Ahmad dilakukan oleh para mahasiswa Indonesia di Mesir untuk memperkuat nuansa keislaman sehingga menarik perhatian masyarakat Mesir bahwa Presiden Indonesia beragama Islam dan seragam dengan Wakil Presiden Mohammad Hatta.

    Nama Jalan Ahmad Soekarno di Mesir berawal pada masa Perdana Menteri Gammal Abdul Nasser. Gammal Abdul Nasser dan Soekarno merupakan pemrakarsa Konfrensi Asia Afrika, karena itu setiap berkunjung ke Mesir Soekarno mendapatkan sambutan luar biasa, baik perdana menteri, pemerintah, maupun rakyat Mesir. Sebanyak enam kali Soekarno datang ke Mesir dalam rentang waktu 1955 sampai 1965. Tak heran, nama Presiden Soekarno begitu harum dikenang hingga namanya diabadikan sebagai nama jalan.

    Selain Mesir, di Maroko, nama Soekarno juga dijadikan sebagai nama jalan. Uniknya di Maroko nama Jalan Soekarno diresmikan langsung oleh Soekarno bersama Raja Muhammad V. Pada awalnya nama Jalan Soekarno di Maroko bernama Sharia Al-Rais Ahmed Soekarno dan sekarang dikenal dengan Rue Soekarno. Nama Soekarno dipilih sebagai penghargaan pencetus Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Karena hasil Konferensi Asia Afrika sangat dirasakan oleh Maroko sendiri sebagai peserta.

    Negara berikutnya yang menggunakan nama Soekarno adalah Pakistan. Penggunaan nama Soekarno sebagai jalan di Pakistan tidak terlepas atas jasa Soekarno yang membantu mengirimkan TNI mengamankan Pakistan saat berperang dengan India. Untuk menghargai jasa Soekarno, maka dibuatkanlah nama jalan Soekarno di dua tempat, yakni Jalan Soekarno Square Khyber Bazar di Peshawar dan Jalan Soekarno Bazar di Lahore.

    Selanjutnya, ada fakta lain terutama bagi umat muslim di Rusia yang mayoritas komunis Soekarno telah memberikan jasanya. Pada waktu berkunjung ke Rusia, Soekarno sangat prihatin melihat masjid berwarna biru disulap menjadi gudang senjata. Kemudian Soekarno berbicara dengan Presiden Nikita Kruschev, agar gudang senjata di St Petersburgh dikembalikan fungsinya menjadi masjid. Tidak hanya itu, Makam Imam Bukhori sebagai perawi hadist terkenal umat muslim di dunia terletak di Samarkan di Uzbekistan, dijadikan Soekarno untuk tempat bersiarah. Sebelum Soekarno bersiarah, Khruschev meminta pasukannya untuk memugar makam seindah mungkin. Uniknya bahwa sehari sebelum kedatangan Soekarno, puluhan ribu orang sudah menyambut kedatangannya di Kota Tashkent.

    Melihat fakta kehebatan dan keunggulan Soekarno, negara Indonesia bukanlah negara kecil tetapi negara yang diperhitungkan oleh dunia. Soekarno telah menunjukkan kualitas dalam berbagai hal. Beliau adalah seorang rohaniawan, orator, inspirator, motivator, arsitek, dan motor kemerdekaan. Apa yang dikerjakan Soekarno bukan hanya kepentingan negara Indonesia melainkan untuk kepentingan negara lain. Wajarlah bila ada orang berpendapat Soekarno sosok yang belum bisa tergantikan oleh siapapun. *

    Opini telah diterbitkan pada Rubrik Suara Uniflor,  Harian Umum Flores Pos edisi 9 April 2016. Rubrik dikelola oleh UPT Humas dan Publikasi Uniflor

Berita Terkait