Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Kliping, Sarana Meningkatkan Minat Baca

    2017-02-24 08:16:03
    Images

    Kliping,

    Sarana Meningkatkan Minat Baca

    Oleh Maria Polencys P. Ri’a

    Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa

    dan Sastra Indsonesia (PBSI) Universitas Flores

     

    Sebagian besar kita tentu mengenal kliping. Kliping biasa kita temui atau baca di perpustakaan umum, perpustakaan kampus, perpustakaan daerah, perpustakaan instansi pemerintah/swasta, perpustakaan sekolah, bahkan di perpustakaan pribadi. Kliping menjadi pelengkap menu utama perpustakaan, yakni buku ilmu pengetahuan dan teknologi, buku fiksi, buku praktis, surat kabar, tabloid, dan majalah. Kliping menjadi menu pelengkap sempurna pada sebuah perpustakaan.

    Adapun bentuk kliping berupa guntingan-guntingan surat kabar atau koran, tabloid, dan majalah menjadi lembaran kliping yang disusun rapi siap dibaca dan didokumentasikan. Sumber materi utama kliping diambil dari berbagai surat kabar, tabloid, dan majalah, berupa artikel-artikel, berita-berita, ulasan, hasil wawancara, dan lain-lain yang mengandung berbagai informasi dan ilmu pengetahuan.

    Seperti disebutkan di atas bahwa kliping merupakan salah satu sumber informasi dan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai pelengkap sempurna sebuah perpustakaan. Semakin banyak kliping yang kita buat dan kita baca semakin banyak cadangan informasi dan ilmu pengetahuan yang kita peroleh dan kita sajikan kepada para pembaca. Perpustakaan yang dikelola dengan profesional ditemukan tumpukan bundel kliping, di samping menu utama perpustakaan tersebut berupa buku-buku dari berbagai bidang ilmu pengetahuan.

    Fungsi kliping adalah mengemas ulang bacaan yang sudah dimuat dalam surat kabar, tabloid, dan majalah. Agar kliping itu dapat dipertanggungjawabkan perlu dicantumkan data publikasi kliping tesebut, seperti nama surat kabar atau koran, nama tabloid, nama majalah atau yang lain, tanggal terbit, dan halaman tempat pengambilan materi kliping tersebut. Identitas perpustakaan atau instansi yang membuat kliping itu perlu dicantumkan. Membuat kliping perlu ketekunan, teliti dan kreatif. Pembuat kliping perlu memilih dan menentukan tema apa saja yang mau dikliping. Hal ini tentu sesuai dengan misi dan tujuan lembaga atau perpustakaan pembuat kliping tesebut.

    Membuat kliping diawali dengan mencari atau memiliki berbagai surat kabar, tabloid, dan majalah yang menjadi sumber materi kliping. Jenis-jenis tulisan yang mau dikliping serta bidang atau tema apa yang mau dikliping bergantung pada latar belakang dan tujuan pembuatan kliping. Misalnya, bidang atau tema yang mau dikliping adalah bidang pendidikan, ekonomi, politik, pertanian, bahasa dan sastra, hukum, olahraga, dan bidang yang lain lagi. Langkah berikutnya adalah mencari dan membaca dengan saksama isi surat kabar, tabloid, dan majalah tersebut. Kalau materi kliping sudah ditemukan, seperti artikel-artikel, berita-berita, feature, dan lai-lain, maka mulailah menggunting materi-materi tesebut.

    Tujuan utama kliping adalah sebagai media belajar untuk meningkatkan minat baca dan meningkatkan penguasaan atas berbagai informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi yang kita butuhkan. Semakin banyak dan sering seseorang membuat dan membaca kliping semakin terdoronglah orang itu untuk membaca banyak berdasarkan jenis dan tema yang ada dalam kliping. Semakin banyak dan bervariasi kliping yang kita buat dan kita baca semakin luas dan meningkat penguasaan ilmu pengetahuan dan meningkat pula wawasan pengetahuan kita. Kita menjadi percaya diri (PD) dengan ilmu dan pengetahuan yang kita miliki.

    Dengan  membaca kliping kita akan terlatih untuk berpikir kritis, mampu menganalisis suatu berita atau peristiwa, dapat menilai sebuah pandangan atau pendapat para pakar. Kliping adalah alat bantu yang bisa dibuat sendiri dengan mudah dan murah karena waktu dan anggaran bisa disesuaikan dengan kemampuan kita. Kita selektif dalam memilih berbagai arus informasi dan pandangan yang membanjir. Itu dilakukan dengan memilih sendiri tumpukan informasi dan pendapat yang kita inginkan. Yang harus diperhatikan dalam membuat kliping adalah tujuan apa kliping itu dibuat dan kepada siapa sasaran pembaca kliping tesebut. Kliping sebagai sumber informasi bisa dijadikan alternatif pelengkap buku.

    Beberapa hal yang diperhatikan dalam membuat kliping. Pertama, pembuatan kliping perlu kreativitas sehingga dapat menampilkan kliping-kliping yang menarik dan bervariasi. Perlu inovasi baru di dalam cara menempel guntingan-guntingan koran untuk kliping, dibuat format dan tata letak yang indah dipandang mata sehingga orang tergoda untuk membacanya. Kedua, usahakan agar kliping dapat menjadi sumber informasi untuk berbagai kebutuhan dan bidang ilmu pengetahuan dan tekonologi yang kita butuhkan. Ketiga, ingatlah bahwa kliping berfungsi utama sebagai pelengkap sempurna buku-buku yang sudah ada di perpustakaan.

    Kliping juga untuk kepentingan pribadi sesuai dengan keperluan, kebutuhan, minat dan gaya kita masing-masing. Untuk kepentingan yang lebih luas, tentu diperlukan jenis kliping yang bertema eksklusif dan fokus pada masalah tertentu. Dengan membaca kliping kita terlatih untuk berpikir kritis, analitis, dan kreatif terhadap berbagai berita dan opini. Kliping juga berfungsi untuk menyimpan, melestarikan kekayaan ilmu pengetahuan, menyebarluaskan gagasan atau pendapat seseorang kepada masyarakat luas. Juga untuk merangkum pemikiran dalam suatu bidang ilmu tertentu, memupuk kreativitas seseorang, menunjang kegiatan intelektual, membantu dalam menyusun berita, opini, membuat makalah, artikel, skripsi, dan karyatulis yang lain. * (Telah dimuat di Harian Umum Flores Pos, 15 Oktober 2016)

Berita Terkait