Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Kunjungan Kepala Museum Provinsi NTT ke Bengkel Sejarah

    2015-05-11 10:57:58
    Images

    Kunjungan Kepala Museum Provinsi NTT ke Bengkel Sejarah

     

     

    Sejarah mengambil bagian penting dalam dunia pendidikan sebagai suatu ilmu yang mengkaji peristiwa-peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau yang nantinya dapat kita manfaatkan di kemudian hari. Penulisan Sejarah dan klaim akan kebenaran (truth-claims)berfungsi sebagai penguat identitas nasional yang kolektifuntuk dipelajari dan dikaji terus menerus.Penggalian pengetahuan masa lalu menuntut cara atau metode pembelajaran Sejarah yang tidak lagi statis, tidak terpaku dengan kurikulum yang kaku, yang membuat pribadi, dalam konteks ini anak didik menjadi jenuh dan pada akhirnya membentuk pandangan yang berkelanjutan dari generasi ke generasi bahwa Sejarah itu membosankan.

    Menciptakan Sejarah sebagai Living History merupakan kerja keras, baik bagi sejarawan akademis maupun sejarawan informal diyakini membuat sejarah bukan hal yang membosankan lagi di kemudian hari.  Perlu pemikiran kritis untuk memahami sejarah dan menyajikannya menjadi menarik bagi setiap generasi. Sejarah yang tidak hanya terdiri dari rangkaian tahun, tempat,nama orang untuk dihafalkan, tetapi dirasakan hidup dan bermakna untuk kehidupan sekarang.

    Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Uniflor Yosep Dentis, S.Pd., M.A., mengatakan, dalam rangka usaha meningkatkan kualitas Program Studi Pendidikan Sejarah sebagai salah satu program studi yang berakreditasi B dari BAN-PT, sejak setahun yang lalu telah membuka museum mini, yang dinamakan “Bengkel Sejarah”  sebagai pusat belajar memori kolektif sejarah budaya untuk mahasiswa-mahasiswi Uniflor maupun masyarakat luas yang tertarik mempelajari sejarah budaya masyarakat Nusa Tenggara Timur.Peserta didik diajarkan bagaimana mengoleksi dan bagaimana menganalisa benda-benda hasil koleksi yang bukan hanya dari wilayahnya sendiri.

    Kepala Museum Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. Leo Nahak, MA. pada kesempatan mengunjungi Bengkel Sejarah Uniflor pada kamis (28/8) lalu memberikan materi singkat mengenai kekayaan benda-benda kuno, dan materi sekitar sejarah budaya khususnya di Wilayah Flores dan sekitarnya. Beliau mengapresiasi usaha Prodi Pendidikan Sejarah untuk mendirikan Bengkel Sejarah, museum mini yang mengoleksi benda-benda produksi budaya masyarakat Flores dan sekitarnya dan juga mengingatkan bahwa benda-benda sejarah dan data-data penting mengenai sejarah budaya masyarakat Provinsi NTT telah banyak dibawa ke luar dari negara kita. Usaha untuk menjaga seperti mendirikan tempat khusus untuk menampung segala produksi budaya masyarakat masa lampau akan mencegah pencurian materi-materi tersebut ke luar negeri, tandasnya.

    Yosef Dentis S.Pd, M.A, juga sebagai pencetus ide awal berdirinya Bengkel Sejarah, mengucapkan limpah terima kasih kepada Kepala Museum Provinsi NTT yang telah berkunjung ke Bengkel Sejarah dan berkenan memberikan materi singkat kepada Dosen dan Mahasiswa-mahasiswi Program Studi Pendidikan Sejarah. Beliau juga memberikan penjelasan singkat bahwa Bengkel Sejarah adalah media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh setiap pihak yang hendak belajar Sejarah Budaya dan menekankan Bengkel Sejarah adalah identitas kami, identitas pencinta Sejarah Budaya. (ak5).(Suara Uniflor,Flores Pos,Sabtu,13/9/2014).

Berita Terkait