Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Kursus Bahasa Inggris Sarjana Pertanian Uniflor ke Israel

    2015-05-06 10:41:09
    Images

    Kursus Bahasa Inggris

    Sarjana Pertanian Uniflor yang ke Israel

     

                Pada saat ini, ada 10 orang sarjana pertanian lulusan Fakultas Pertanian Universitas Flores (Faperta Uniflor) tengah intens mengikuti kursus bahasa Inggris sebelum berangkat ke Israel. Mereka akan magang dan bekerja di bidang pertanian dan kewirausahaan di Israel.

    Ramat Negev International Center for Advanced Agriculture (sebuah lembaga di Israel) bekerja sama dengan Yayasan Sahabat Flores dan Faperta Uniflor melalui penandatangan MoU pada hari Selasa 20 Mei 2014 yang lalu meminta KelT (Kelimutu Language Training) yang bernaung di Fakultas Bahasa dan Sastra Uniflor untuk menyelenggarakan kursus bahasa Inggris dari 5 Mei hingga 25 Juli 2014 bagi peserta yang akan berangkat ke Israel.

    Dekan Faperta Uniflor, Murdaningsih, S.P, M.P, ketika mengikuti pembukaan kursus pada hari Senin  5 Mei 2014 bertempat di Ruang 01 Fakultas Bahasa dan Sastra Uniflor  mengatakan, peserta magang yang mengikuti kursus bahasa Inggris akan diarahkan bekerja di kebun contoh pertanian lahan kering di Israel sehingga mereka perlu mempelajari dan bisa menguasai bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan warga masyarakat Israel dan juga dengan rekan-rekan magang yang berasal dari beberapa negara lain. Peserta kursus tidak saja bergantung pada instruktur, tetapi harus punyai kemauan dari dalam diri-sendiri untuk belajar dan mahir berbahasa Inggris.

    Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra Uniflor, Dr. Simon Sira Padji, M.A, mengatakan, modal bahasa Inggris sangat penting guna membantu para peserta dalam berkomunikasi dan dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi secara lebih luas. Sementara itu dosen bahasa Inggris Uniflor Marianus Roni, menyatakan, kursus bahasa Inggris ini melalui pendekatan komunikatif di mana peserta kursus lebih banyak dilatih untuk berbicara bahasa Inggris berdasarkan guidelines yang diberikan oleh Yayasan Sahabat Flores dan KelT sebagai penyelenggara.

                Aldo, salah seorang peserta kursus mengatakan, dengan mengikuti kursus intensif ini mereka sudah bisa memahami dan mulai berbicara bahasa Inggris dengan instruktur kursus serta rekan-rekan peserta lainnya. Mereka juga sudah mulai memahami kebudayaan dan letak georgafis negara Israel.

    “Kami merasa terbantu dengan cara instruktur memberikan kurkus dengan materi yang bervariasi, menggunakan media audio visual, dari yang tidak bisa sama sekali bahasa Inggris menjadi tertarik berbicara bahasa Inggris,” kata Aldo di tempat kurkus pada Senin 16 Juni 2014 lalu. (eis).(Suara Uniflor, Flores Pos,Sabtu,21/6/2014).

     

     

     

Berita Terkait