Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Mengenang 3 Tahun Bapak Ema Gadi Djou

    2017-08-31 10:16:46
    Images

    Mengenang 3 Tahun Bapak Ema Gadi Djou

     

     

    H. J. Gadi Djou, Drs.Ekon.

    Pada Rabu (5/7/2017), berlangsung misa untuk memperingati 3 tahun kepergian founding fathers Universitas Flores (Uniflor) H. J. Gadi Djou, Drs.Ekon. atau yang lebih akrab disapa Ema Gadi Djou. Misa dimulai pukul 10.00 Wita tersebut dilaksanakan di kediaman Ema Gadi Djou di Puncak Woloweku, Ende, dan dihadiri oleh keluarga besar Gadi Djou, sejumlah dosen, serta karyawan Uniflor.

    Pada setiap kegiatan misa memperingati kepergian Ema Gadi Djou yang berpulang pada tanggal 5 Juli 2014 silam, istri beliau yaitu Mia Gadi Djou memaknai momen tersebut dengan menulis dan menerbitkan buku. Buku-buku yang diterbitkan berisi tentang perjuangan Ema Gadi Djou mendirikan Yayasan Perguruan Tinggi Flores (Yapertif) dan perjalanan panjang Uniflor sejak tahun 1980.

    Buku yang dirilis bersamaan dengan peringatan 3 tahun kepulangan Ema Gadi Djou ke Pangkuan Illahi tersebut berjudul CeritaBercerita. Selain berisi tentang perjuangan membangun Uniflor, buku tersebut juga berisi cerita kepergian Sang Visioner, serta tanggapan dari beberapa kaum muda. Salah satunya mahasiswi Fakultas Bahasa dan Sastra, yaitu Noviea Azizah yang mengungkapkan rasa terima kasih beliau atas didirikannya Uniflor sehingga ia yang berasal dari Mbay tidak perlu jauh-jauh menuntut pendidikan tinggi hingga ke luar pulau.

    Salah satu bagian buku bercerita tentang upaya yang dilakukan oleh Ema Gadi Djou untuk membangun Uniflor. “Semua upaya diusahakan, supaya mendapatkan uang demi kemajuan Universitas Flores. Kelengkapan/fasilitas kampus, peningkatan mutu dosen dan staf, gedung yang nyaman bagi mahasiswa, dosen dan staf, pengadaan fasilitas percetakan untuk skripsi mahasiswa, buku-buku dosen dan lain-lain. Pembangunan gedung membutuhkan banyak air, maka jalan keluarnya adalah dengan membeli mobil tangki, membuat sumur di tanah pribadi, sumur dan mobil tangki menjadi sumber uang, sebagai tambahan pemasukan bagi yayasan. Baginya, walaupun pemasukan tambahan itu sedikit, tapi itu adalah uang. Baginya, uang itu penting karena dengan uang kita bisa berbuat apa saja hal yang baik ataupun yang buruk, tergantung niat dan keinginan. Tapi uang juga bisa membeli nyawa dan harga diri.

    Mengenang 3 tahun kepergian Ema Gadi Djou, menyadarkan kita bahwa kesuksesan dimulai dari tekad, pengorbanan, serta komitmen. (2teh).

     

Berita Terkait