Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Menyongsong Natal Uniflor Gelar Lomba Pohon Natal

    2018-01-15 09:06:44
    Images

    Menyongsong Natal Uniflor Gelar Lomba Pohon Natal

     

     

    POHON NATAL: Aneka Pohon Natal yang akan diikutsertakan dalam lomba yang terbuat dari barang bekas (Foto diambil21/12/2017)

     

    Yayasan Perguruan Tinggi Flores (Yapertif) yang menaungi Universitas Flores (Uniflor) kembali menggelar lomba dalam rangka menyambut Hari Raya Natal 25 Desember 2017.Tidak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, dimana Yapertif menggelar lomba vokal grup antarkampus dengan lagu-lagu bernuansa Natal.Tahun ini Yapertif menggelar lomba yang terbilang unik, yaitu Lomba Pohon Natal antarfakultas, biro, lembaga, dan unit selingkup Uniflor. Dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Kepala Biro Administrasi Umum (BAU) Emiliana Contesa Sero, A.Md. tertera persyaratan lomba di antaranya Pohon Natal tersebut harus terbuat dari barang-barang hasil daur ulang (pohon, asesoris, dan lain-lain) dengan tinggi 1 meter. Lomba telah dimulai sejak Selasa (19/12/2017) dan akan berakhir pada Jum’at (22/12/2017) dengan juri yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Yapertif Dr. Laurentius D. Gadi Djou, Akt.

    Kepala BAU, dalam wawancara bersama Suara Uniflor, mengatakan bahwa lomba yang juga berhadiah menarik dari Yapertif ini mempunyai tiga poin utama, yaitu kreativitas, keindahan, serta keunikan. Lebih lanjut ia mengatakan selain untuk menyongsong hari raya Natal 2017, tujuan diselenggarakannya lomba ini adalah untuk menumbuhkan rasa dan tali persaudaraan antara sesama pegawai di lingkungan kerja masing-masing, memunculkan daya kreativitas dan menumbuhkan unsur atau nilai seni dari setiap orang di unit masing-masing, dan membina kerjasama yang baik, serta menumbuhkan kesadaran bahwa suatu pekerjaan tidak dapat dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain (kerjasama tim).

    “Pelaksanaan lomba ini sangat baik dan bagus karena membangkitkan semangat, kerjasama, tanggungjawab, toleransi antarsesama, juga dapat memacu kreativitas, seni, serta ide-ide yang baik dari setiap orang di dalam unit kerja masing-masing. Lagi pula lomba ini turut mendukung gerakan Reuse, Reduce dan Recycle. Dengan memanfaatkan barang bekas untuk hasil karya bernilai seni dan bernilai ekonomis lebih tinggi, kita juga turut mengurangi sampah. Karena seperti yang kita tahu, sampah merupakan salah satu masalah paling krusial di lingkungan sekitar,” tandasnya di akhir wawancara.(2teh)

Berita Terkait