Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Pecinta Arsitektur Uniflor Bangun Sao Ria Dusun Nuaone

    2015-05-11 12:00:55
    Images

    Pencinta Arsitektur Uniflor Bangun Sao Ria Dusun Nuaone

               

    Sebanyak 12 mahasiswa Prodi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Uniflor yang tergabung dalam Pencinta Arsitektur Tradisional Flores yang dipimpin dosen Mukhlis A. Mukhtar, S.T, M.T melakukan studi dan praktik lapangan selama 2 bulan di Dusun Nuaone, Desa Woloara, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende. Mereka membantu masyarakat adat Dusun Nuaone membangun kembali rumah tradisional sao ria Nuaone, karena kondisinya rusak berat dan tidak layak huni.

    Bangunan tradisional yang rusak berat, di antaranya bangunan sao ria (rumah adat induk), satu bangunan sao keda (tempat musyawarah), satu bangunan sao bakhu (tempat penyimpanan tulang-belulang), dan satu banguna kebo (lumbung).

    Tim kecil pencinta arsitektur Uniflor membantu proses rehab mulai dari membongkar, mengukir ornamen kayu sesuai filosofinya, sampai peresmiannya. Sedangkan material bangunan disiapkan lengkap masyarakat adat selama 3 tahun.

                Pekerjaan besar bernilai monumental ini dibantu pendanaannya oleh Yayasan Tirto Utomo Jakarta. Yayasan Tirto Utomo adalah yayasan yang peduli pada bidang sosial dan kebudayaan, banyak membantu kegiatan seni dan budaya di Nusantara, antara lain merehab rumah adat tradisional di Wae Rebo (Manggarai), rumah adat di Pulau Nias, rumah adat di Sumba, dan lain-lain.

    Pada Selasa, 4 November 2014 rumah adat tradisional sao ria di Dusun Nuaone ini diresmikan Ketua Yayasan Tirto Utomo, Ibu Lisa Tirto Utomo. Dalam acara peresminan hadir pula Bupati Ende Ir. Marsel Petu, Ketua DPRD Ende Hery Wadhi, S.T, Ketua Umum Yapertif  Dr. Laurentius D. Gadi Djou, anggota Muspida Kabupaten Ende, dan para mosalaki dan tokoh masyarakat adat setempat.

    Para tamu mengenakan pakaian adat Ende Lio dan dijemput dengan tarian daerah dan pengalungan bunga. Para tamu menyaksikan seremonial adat pemasangan bubungan  atap sao ria oleh wunukoli (kepala tukang tradisional). Seremoni ini tahap akhir proses pembangunan rumah adat. Seluruh rangkaian acara adat diakhiri dengan gawi bersama di tubu mbusu.

    Ketua Yayasan Tirto Utomo memberi apresiasi kepada para mahasiswa dan dosen  arsitektur Uniflor atas usaha dan semangat melestarikan kearifan lokal yang sudah mulai terpinggirkan saat ini. Beliau memberi sertifikat dan bantuan sarana dan prasana untuk para mahasiswa guna kelancaran kuliah di Uniflor.

    Bupati Ende Ir. Marselinus Petu mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Tirto Utomo, kepada para dosen dan mahasiswa Prodi Teknik Arsitektur Uniflor, dan kepada para tokoh adat dan masyarakat Nuaone yang telah bekerja bersama membangun kembali rumah adat tradisional ini.

    Ketua Umum Yapertif Dr. Laurentius D. Gadi Djou member apresiasi kepada Ibu Lis Tirto Utomo. Ia menegaskan, ini merupakan wujud kerja sama hebat. Beliau berpesan kepada para dosen dan mahasiswa Uniflor untuk berkarya, menunjukkan kemampuan terbaik, dan mewujudkan kreativitasnya masing-masing.

    Tahun depan akan ada lagi program pendampingan masyarakat adat dalam membangun rumah tradisional yang akan melibatkan Tim Pencinta Arsitektur Tradisional Flores dari Uniflor. (muk).(Suara Uniflor,Flores Pos,Sabtu,29/11/2014).

     

     

Berita Terkait