Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Pencinta Arsitektur Uniflor Bangun Sao Ria

    2014-12-03 07:12:02

    Sebanyak 12 mahasiswa Progdi Teknik Uniflor yang tergabung dalam Pecinta Arsitektur Tradisional Flores dengan koordinatornya Mukhlis A. Mukhtar. S.T., M.T melakukan studi dan praktik lapangan selama dua bulan di Dusun Nuaone, Desa Wolowaru Kecamatan Kelimutu Kabupaten Ende. Mereka membantu masyarakat adat Dusun Nuaone membangun kembali rumah tradisional sao ria Nuaone yang kondisinya sudah tidak layak huni karena rusak berat.

    Bangunan yang rusak berat, diantaranya bangunan sao ria atau bangunan rumah adat induk, sao keda atau tempat untuk musyawarah, sao bakhu atau tempat penyimpanan tulang belulang, dan satu bangunan kebo atau lumbung.

    Tim kecil Pecinta Arsitektur Tradisional Flores Uniflor ini membantu masyarakat adat dalam proses rehab mulai dari membongkar, mengukir ornamen kayu sesuai filosofinya, hingga peresmiannya. Sedang material bangunan berupa kayu sudah  dipersiapkan oleh masyarakat adat sendiri selama tiga tahun.

    Terkait biaya, pekerjaan besar yang bernilai monumental ini dibantu oleh Yayasan Tirto Utomo Jakarta, yayasan yang peduli pada bidang sosial dan kebudayaan. Yayasan ini sudah banyak membantu merehab beberapa rumah adat tradisioanal yang ada daratan NTT.

    Rumah adat taradisional sao ria di Dusun Nuaone akhirnya selesai pengerjaannya, dan pada Selasa (4/11) diresmikan Ketua Yayasan Tirto Utomo, Lisa Tirto Utomo. Hadir bupati Ende Ir. Marselinus Y.W Petu, Ketua DPRD Ende Heri Wadhi.S.T, Ketua Umum Yayasan Perguruan Tinggi Flores (Yapertif) Dr. Laurentius D. Gadi Djou, anggota Muspida Kabupaten Ende, dan para mosalaki beserta tokoh adat.

    Bupati Ende mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Tirto Utomo, para dosen dan mahasiswa Uniflor khususnya Progdi Teknik Arsitektur, para tokoh adat serta masyarakat Nuaone yang telah bekerja bersama membangun kembali rumah adat tradisional dan turut melestarikan budaya kearifan lokal ini.

Berita Terkait