Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Uniflor Peringati Bulan Bahasa 2014

    2014-11-06 07:37:57
    Images

    Universitas Flores (Uniflor) memperingati Bulan Bahasa pada Oktober 2014 ini dalam bentuk diskusi panel. Peringatan ini disatukan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Peringatan dilenggarakan pada Selasa, 28 Oktober 2014, berlangsung pukul 16.00 sampai 19.00.

    Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) Uniflor bertindak sebagai penyelenggara dengan mengambil tema “Bahasa, Kaum Muda, dan Karakter Bangsa.” Berlangsung cukup semarak di salah satu ruangan terbuka di Lantai 1 Gedung Prodi PBSI Uniflor. Dihadiri ratusan orang, sebagian besar mahasiswa dan dosen Prodi PBSI Uniflor. Dibuka secara resmi oleh Ketua Prodi PBSI Uniflor, Alexander Bala Gawen, S.Pd, M.Pd.

    Tiga orang panelis tampil, semuanya mahasiswa PBSI semester V, yakni (1) Theodorus A. Huller membawakan topik “Kaum Muda Penjunjung Tinggi Bahasa Sebagai Wujud Nyata Karakter Bangsa,” (2) Damian D. Nabur dengan topik “Bahasa Cermin Identitas dan Karakter Bangsa,” (3) Marianus Pangar dengan topik “Era Globalisasi Informasi yang Mempengaruhi Bahasa dan Karakter Bangsa.” Bertindak sebagai moderator adalah Thomas Didimus Liku, juga mahasiswa PBSI semester V.

    Masalah yang hangat diperbincangkan dalam diskusi adalah “fenomena bahasa gaul”

    atau ragam bahasa gaul yang banyak digunakan para pelajar dan mahasiswa, termasuk para mahasiswa Uniflor. Bahasa gaul menyalahi ragam bahasa resmi, yakni bahasa Indonesia yang baik dan benar. Ketiga panelis merisaukan fenomena bahasa gaul ini karena itu menunjukkan memudarnya rasa kebangsaan kaum muda kita. “Karakter bangsa dibangun oleh kaum muda yang tertib berbahasa Indonesia dengan baik dan benar,” tegas panelis Marianus Pangar.

    Dalam sesi diskusi sejumlah penanya mempersoalkan sikap tiga panelis yang menolak kehadiran bahasa gaul, karena seolah menutup mata terhadap kenyataan yang terjadi dalam kehidupan berbahasa sehari-hari. Perdebatan berakhir setelah mendapat pencerahan dari dosen mata kuliah Sosiologi Bahasa, Dr. Pius Pampe, M.Hum. Dijelaskan, bahasa gaul bukan ragam bahasa resmi, karena itu pemakaiannya dibatasi dan dalam situasi yang tidak resmi.

     

    Menurut Ketua Panitia, Rosa Dalima Bunga, S.Pd, M.Pd, peringatan Bulan Bahasa yang disatukan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini merupakan kegiatan pertama dalam rangkaian diskusi bulanan Prodi PBSI Uniflor yang dilasanakan setiap bulan selama satu tahun ke depan.

    Bunga mengharapkan agar kegiatan ilmiah seperti ini dapat dijadikan sebagai ajang  berdiskusi, bertukar pikiran, latih berpendapat, mempertajam daya pikir, dan memperluas wawasan yang sangat dibutuhkan para sivitas akademika.

    Pada bagian akhir diskusi panel, dosen senior Prodi PBSI, Drs. Theodorus Uheng Koban Uer, M.Pd memberi sejumlah catatan kelemahan yang perlu diperbaiki oleh para panelis, para penanya, panitia pelaksana, dan para peserta diskusi

Berita Terkait