Fakultas & Program Studi


EVENTS

  • Wakil Rektor I Turun Benahi Prodi

    2015-06-30 09:09:31
    Images

      Wakil Rektor I Turun Benahi Prodi

               

    Untuk membenahi pelayanan akademik di tingkat program studi (prodi) dalam  lingkungan Uniflor, Wakil Rektor I (Warek I) Uniflor turun ke 14 prodi yang ada di Uniflor. Selama seminggu, sejak Senin (12/1) Warek I Uniflor Dr. Natsir B. Kotten, M.Pd, bersama anggota tim Ferdinandus L. Witin, S.E, M.Kom (Kepala EDP Uniflor) dan Sofia F. Pelupessy, S.T (Kabag Akademik BAAK Uniflor) besafari dari satu prodi ke prodi lain.

    Di samping membenahi pelayanan akademik, Warek I bersama tim juga memberikan pencerahan akademik kepada pimpinan prodi, para dosen, dan karyawan dalam lingkungan prodi. Hari Selasa (13/1) lalu Warek I turun ke Prodi PGSD pukul 08.30-10.00, dan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI)  pukul 10.00-11.30.

    Pokok masalah yang menjadi perhatian serius Warek I menyangkut pelayanan registrasi mahasiswa, penelitian dan pengabdian masyarakat para dosen, status akreditasi setiap prodi, kelayakan mengajar seorang dosen, keamanan dan ketertiban kampus.

    Ditegaskan Warek I, “Setiap prodi harus tertib dan tepat waktu beri pelayanan  kepada para mahasiswa. Mahasiswa tidak boleh dipersulit. Mahasiswa juga harus tahu diri, kapan dia harus registrasi agar tidak terlambat. Registrasi akan dibuka secara bertahap.”

    Kepada para dosen diingatkan, tidak boleh laksanakan ujian akhir semester (UAS)  sebelum jadwal UAS. Untuk semester ganjil sekarang, UAS berlangsung 19-31 Januari 2015. Ujian skripsi batas akhir 31 Januari 2015 untuk diwisuda pada Maret 2015.

    Tentang kelayakan dosen, Warek I menyatakan, sesuai dengan ketentuan UU tentang Guru dan Dosen, dosen harus bergelar minimal S-2. Dosen yang S-1 tidak diperkenankan lagi untuk mengajar, kecuali dalam tim teaching. Untuk membimbing skripsi, PPL dan KKN, dosen S-1 tidak diperboleh lagi. Selanjutnya, dosen yang bergelar S-2 namun belum memiliki NIDN (nomor induk dosen nasional) dan jabatan akademik (minimal asisten ahli) belum boleh menjadi pembimbing skripsi.

    Warek I juga tidak lupa mendorong para dosen Uniflor untuk mengambil program S-3 (Doktor) agar Uniflor bisa membuka Program Pascasarjana (S-2). (ani).

    (Suara Uniflor, Flores Pos, Sabtu, 17 Januari 2015).

     

     

Berita Terkait