Bupati Nagekeo Resmikan Rumah Baca Yang Dibangun Oleh Peserta KKN-PPM Uniflor 2019

Ditulis pada Jumat, 06 Sep 2019 oleh:

Pada Jum’at (6/9/2019), pukul 10.00 Wita, Bupati Nagekeo dr. Johanes Don Bosco Do, M.Kes. meresmikan rumah baca yang dibangun oleh peserta KKN-PPM Universitas Flores (Uniflor) 2019. Rumah baca yang pembangunannya memakan waktu sekitar 1 bulan 10 hari tersebut berlokasi di lapangan serba guna Desa Ngegedhawe, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Sao Moko Modhe merupakan nama yang dipilih bersama-sama oleh peserta KKN-PPM, Dosen Penamping Lapangan (DPL), serta aparat desa. Bersama Bupati Nagekeo hadir Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Nagekeo Gaspar Taka, S.Pd., Sekretaris Desa Ngegedhawe Ferdinandus Juma, S.Sos., Ketua BPD Ngegedhawe Fransiskus Karae, masyarakat dan tokoh adat Desa Ngegedhawe, mahasiswa peserta KKN-PPM Uniflor 2019, serta DPL yaitu Agustinus F. Paskalino Dadi, S.Fil., M.Hum, Virgilius Bate Lina, S.Pd., M.Pd., dan Maria Helena C. Dua Mea, S.S., M.M.

Kegiatan dimulai dengan peresmian melalui pengguntingan pita oleh Bupati Nagekeo, melihat kondisi rumah baca dan buku-buku yang telah tersedia di rak buku, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dan diskusi bersama.

 

Sao Moko Modhe yang Berarti Teman Baik

Mewakili DPL, Ketua DPL Agustinus dalam sambutannya menjelaskan gambaran umum tentang kegiatan yang diberi nama Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Pembelajaran Masyarakat (KKN-PPM) dengan tema kegiatan Literasi Desa. Sejumlah 20 mahasiswa semester 7 berasal dari berbagai fakultas dan program studi yaitu 9 orang dari Fakultas Teknik, 4 orang dari Fakultas Ekonomi, 1 orang dari Fakultas Bahasa dan Sastra, 3 orang dari Fakultas Hukum, dan 3 orang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Kegiatan KKN-PPM merupakan bentuk kerja sama antara Uniflor dengan Kemenristekdikti dan Desa Ngegedhawe, yang artinya merupakan kerja sama dengan pemerintah tingkat Kecamatan Aesesa dan Pemerintah Kabupaten Nagekeo. Keseluruhan kegiatan selama 1 bulan 10 hari tersebut menggunakan dana bantuan dari Kemenristekdikti. Dana tersebut diusulkan melalui kompetisi hibah dosen dari seluruh Indonesia pada tahun 2018. Berdasarkan hasil pengumuman pada Februari 2019 salah satu program yang lolos adalah Literasi Desa yang dilaksanakan di Desa Ngegedhawe.

Tim dosen perlu mengusulkan kegiatan Literasi Desa berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada masa KKN tahun 2018 di Desa Ngegedhawe dimana Agustinus juga bertindak sebagai DPL. Pada saat kunjungan dan berdiskusi dengan perangkat desa maka disepakati untuk mengusulkan proposal tentang Literasi Desa. Kegiatan ini sejalan dengan Gerakan Literasi Nasional yang digalakkan pada tahun 2016 berdasarkan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Literasi Desa juga sejalan dengan rencana Pemerintah Kabupaten Nagekeo untuk menggelar Festival Literasi.

Seluruh proses pembangunan rumah baca telah dilakukan dimulai dari peletakkan batu pertama yang dilaksanakan dengan ritual adat, pembangunan, dan kemudian diresmikan menjadi rumah baca dengan nama Sao Moko Modhe yang berarti teman baik. Berteman dengan semua orang, berteman dengan buku-buku sebagai bacaan dan sumber pengetahuan, dan demikian akan menambah wawasan serta memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Pada akhir sambutannya Agustinus berharap semua yang telah dilakukan oleh mahasiswa peserta KKN-PPM Uniflor 2019 di Desa Ngegedhawe serta bersama warga desa dan dukungan dari semua pihak dapat mendatangkan manfaat yang luar biasa untuk warga Desa Ngegedhawe dan masyarakat di wilayah lain dimana rumah baca ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk menggalakkan kegiatan literasi di tahun-tahun mendatang.

 

Pemerintah Desa Ngegedhawe Mendukung Penuh Kegiatan Literasi Desa

Sekretaris Desa Ngegedhawe Ferdinandus dalam sambutannya mengucap syukur karena rumah baca ini menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat Desa Ngegedhawe untuk kelak bisa menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Rumah baca menjadi dasar bagi masyarakat untuk melangkah maju, karena melalui pengetahuan yang diperoleh dari membaca, masyarakat khususnya generasi muda tidak segan dan tidak ragu untuk bersaing dengan masyarakat di wilayah lain.

Bagi masyarakat Desa Ngegedhawe literasi merupakan hal yang awam dan sulit untuk dimengerti. Tapi pihak pemerintah desa yakin masyarakat akan memahami tentang literasi ini dan pemerintah desa sendiri kan terus mendukung salah satunya dengan mempengaruhi masyarakat untuk rajin berkunjung ke Rumah Baca Sao Moko Modhe. Adalah suatu kebanggan bagi Pemerintah Desa Ngegedhawe diberikan rumah baca dan sumber-sumber pengetahuan yaitu buku bacaan yang menjadi pegangan hidup dan sumber pengetahuan bagi masyarakat desa.

Ferdinandus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo yang telah mendukung dan meresmikan, kepada Pimpinan Uniflor yang diwakili oleh DPL dan mahasiswa yang telah membangun rumah baca untuk meningkatkan kesejahteraan hidup yaitu melalui pengetahuan kepada masyarakat Desa Ngegedhawe.

 

Rumah Baca Adalah Pemicu

Memahami hidup pada zaman apa dan harus berbuat apa merupakan salah satu poin yang disampaikan oleh Bupati Nagekeo. Dalam sambutannya Bupati Nagekeo memberikan gambaran tentang alasan bangsa Indonesia sadar dengan gerakan literasi yaitu agar masyarakat mengerti dan memahami sedang hidup di zaman ini beserta tantangan yang dihadapi.

Pendidikan di semua lini adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu adalah amanat mukadimah UUD1945. Kehadiran mahasiswa peserta KKN-PPM Uniflor 2019 dan dosen di Desa Ngegedhawe adalah untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pendidikan, dan Rumah Baca Sao Moko Modeh adalah pemicu. Diharapkan masyarakat tergerak untuk meneruskan yaitu dengan memanfaatkan rumah baca tersebut. Adalah tugas mosalaki, pemimpin, guru-guru, harus terus memberikan semangat kepada masyarakat tentang pentingnya membaca.

Gerakan membaca itu membangun sikap kritis. Anak-anak tidak saja membaca buku pelajaran sekolah melainkan juga buku-buku cerita karena buku cerita merangsang imajinasi. Anak-anak akan mampu berselancar dalam imajinasi dengan rajin membaca. Orangtua juga diharapkan untuk memberikan hadiah buku kepada anak. Dengan demikian akan terlaksana dengan sungguh-sungguh gerakan literasi desa yang dimulai dari Desa Ngegedhawe. Buku-buku rumah baca bisa ditambah dengan melakukan permintaan pada pihak-pihak terkait yang dapat menyumbangkan buku untuk Rumah Baca Sao Moko Modhe.

Di akhir sambutannya Bupati Nagekeo mengucapkan terima kasih kepada Uniflor melalui DPL dan mahasiswa yang sudah datang terutama di Desa Ngegedhawe dan sudah membangun rumah baca.

 

***

 

Berkaitan dengan rumah baca, sebelumnya pihak DPL juga telah mendatangkan Bunda Evelyn dari Rumah Baca Sukacita Ende pada Selasa (27/8/2019) untuk berbagi ilmu dan pengetahuan tentang pengelolaan rumah baca, serta kegiatan alternatif lainnya yang dapat diterapkan dalam pengelolaan rumah baca seperti ecobrick dan origami. Selain membangun rumah baca, mahasiswa peserta KKN-PPM Uniflor 2019 juga melaksanakan program kerja lain yaitu membenahi lapangan serba guna milik Desa Ngegedhawe, membenahi lapangan voli, serta berencana membangun lapangan futsal.
 
Kegiatan peresmian Rumah Baca Sao Moko Modhe berakhir pukul 11.30 Wita setelah menikmati minuman dan kudapan. DPL Virgilius yang bertindak sebagai MC mengutarakan ungkapan dalam bahasa daerah sebagai berikut:
 
Mai kita too papa moko bana papa julu moo kolo sa toko tali sa tebu.
Jeka nuwa ana ebu.
Too jogho no'o Sa 'o baca Moko Modhe.
Wangga sama no'o masyarakat Desa Ngegedhawe wi dho'o sadho gheta Kabupaten Nagekeo.
 
Yang artinya:
Mari kita bagun dan jalan bersama-sama dalam satu ikatan kasih sampai anak beranak cucu.
Bangun bersama rumah baca Moko Modhe.
Kerja sama bersama masyarakat Ngegedhawe dan mendukung program Kabupaten Nagekeo.(2teh).
Cetak: Kategori: Berita, Kegiatan Mahasiswa
Bagikan:

Tim Voli Putera Puteri Uniflor Melaju ke Babak Semifinal Ormawa STPM Cup 2019

Berkat latihan yang giat dengan pelatih Bento Riwu, kerja sama yang baik antara

Rektor Uniflor Menerapkan Aturan Memakai Sarung Tenun Ikat Kepada Dosen dan Karyawan

Rektor Universitas Flores (Uniflor) Dr. Simon Sira Padji, M.A. melalui surat t

Verifikasi Data Awal Calon Penerima Bidikmisi Tahun 2019

Mahasiswa penerima Bidikmisi Tahun 2019, wajib melaporkankan KIP dan BDT Kemenso


Satukan Langkah Bulatkan Tekad Menuju Uniflor Bermutu
UNIVERSITAS FLORES
Jl.Samratulangi - Ende, Tel: (0381) 23874, 23873, 21536, Fax: (0381) 21536, email : universitasflores@uniflor.ac.id
Copyright © 2019

cms by Technophoria Indonesia