FKIP UNIFLOR MELAHIRKAN 245 SARJANA PENDIDIKAN

Ditulis pada Jumat, 30 Apr 2021 oleh:

Dalam yudisium kali ini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Flores (Uniflor) meyudisiumkan sebanyak 245 (dua ratus empat puluh lima) orang yang terdiri atas Prodi Pendidikan Ekonomi sebanyak 19 (sembilan belas) orang, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) sebanyak 8 (delapan) orang, Prodi Pendidikan Matematika sebanyak 39 (tiga puluh sembilan) orang, Prodi Pendidikan Fisika sebanyak 24 (dua puluh empat) orang, Prodi Pendidikan Sejarah sebanyak 61 (enam puluh satu) orang, dan Prodi Pendidikan Guru dan Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 94 (sembilan puluh empat) orang. Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Yudisium FKIP Uniflor Periode April 2021 Syaiful Amrin, S.E., M.Ec.Dev., Jum’at (30/4/2021) di Auditorium H. J. Gadi Djou.

 

Lebih lanjut Syaiful Amrin atas nama panitia mengucapkan selamat kepada peserta yudisium atas prestasi yang diraih. Diharapkan semua ilmu keterampilan dan nilai-nilai kehidupan yang telah dipelajari selama kuliah dapat menjadi bekal untuk berkarya nyata secara profesional dan berintegrasi baik dalam ranah keluarga, masyarakat maupun agama dan bangsa. Di akhir sambutan ia mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, Yayasan Perguruan Tinggi Flores (Yapertif), dan Uniflor yang telah bekerja keras membantu terselenggaranya kegiatan ini.

 

Kegiatan Yudisium FKIP Uniflor Periode April 2021 yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut mengangkat tema Menjadi Sarjana Berwatak Entrepreneurship Dalam Pengabdian Di Masa Pandemi Covid-19. Sejumlah 6 (enam) mahasiswa berprestasi berasal dari masing-masing program studi yaitu Brigita Juliantrisny Usfunan dengan IPK 3,90 asal Program Studi Pendidikan Sejarah, Yasinta Marselina Miyun dengan IPK 3,37 asal Program Studi PBSI, Dolores Melita Meme dengan IPK 3,70 asal Program Studi Pendidikan Matematika, Emilian Peka Elam dengan IPK 3,49 asal Program Studi Pendidikan Ekonomi, Marselina Barek Goran dengan IPK 3,66 asal Program Studi Pendidikan Fisika, dan Yulius Meo Lobhu dengan IPK 3,79 asal Program Studi PGSD.

 

Adapun Pidato Ilmiah disampaikan oleh Fransiskus Korosando, S.Pd., M.Pd. mengangkat tema Eksistensi Nilai-Nilai Pendidikan Ekonomi Dalam Berwirausaha Di Era Revolusi 4.0, Era Society 5.0, Dan Pandemik Covid-19. Revolusi industri 4.0 di tahun 2011 melahirkan teknologi digital, kemudian disebut era Internet of People (internet untuk segalanya) berdampak secara masif terhadap tatanan kehidupan manusia. Revolusi industri 4.0 dan inovasinya semakin menegaskan bahwa fase revolusi teknologi mengubah cara beraktifitas manusia dalam skala, ruang lingkup, dan transformasi telah berubah secara fundamental. Di tengah popularitas revolusi industri 4.0, Jepang mencetuskan konsep era society 5.0 yakni konsep masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi. Masyarakat 5.0 memiliki 3 konsep yakni teknologi big data, kecerdasan buatan, dan robotik. 3 konsep ini telah dipraktekkan dalam wirausaha inline seperti Gojek, Uber dan Grab, traveloka. Dan juga telah hadir mobil tanpa supir, sebagai hasil dari inovasi teknologi.

 

Revolusi industri 4.0 dan era society 5.0 mendorong terjadinya disrupsi. Manusia hidup dalam ketidakpastian global, oleh karena bermunculan kompetitor baru yang jauh lebih efisien dan efektif yang mengubah peta wirausaha. Era disrupsi merekomendasikan perubahan secara pandang bahwa diperlukan multi skill, salah satunya adalah keterampilan literasi ekonomi untuk membangun pemahaman, kreatifitas, dan inovasi dalam memperbaharui kualitas produk lama, menghasilkan produk baru, serta tanggap terhadap peluang-peluang baru sebagai ekonomi kreatif. Pilihan studi di FKIP Uniflor merupakan pilihan tepat untuk meraih mimpi menjadi orang sukses. Kurikulum di program studi masing-masing memberikan inspirasi bisnis atau wirausaha.

 

Sementara itu dalam wawancara terpisah Dekan FKIP Uniflor Dr. Sofia Sao, M.Pd. berharap agar para sarjana baru bisa menjadi obor di kehidupan bermasyarakat baik di lingkungan masyarakat umum maupun lingkungan sekolah. Sarjana baru yang diyudisium diharapkan tetap belajar untuk memberikan pengetahuan dan ilmu yang lebih baik kepada para siswa di era pandemi Covid-19 dengan sekolah baik offline maupun online. Mereka dapat memberikan ilmu dan pengetahuan yang mereka peroleh sejak masa kuliah selama 4 (empat) atau 5 (lima) tahun yang mereka geluti dalam prodi masing-masing. Hal yang paling penting, mereka adalah Sarjana Pendidikan maka lapangan pekerjaan mereka adalah sekolah. Tuntutan utama di sekolah adalah tenaga pendidik bisa membawa para peserta didik; generasi muda, generasi yang akan datang, agar masa pandemi Covid-19 tidak dijadikan halangan untuk maju. Harus tetap semangat memberikan bekal yang baik untuk kehidupan para siswa.

 

Kegiatan Yudisium FKIP Uniflor Periode April 2021 diakhiri dengan foto bersama. Mengingat dalam masa puasa Bulan Ramadhan, dan menghormati saudara-saudari yang sedang menjalankan ibadah puasa, maka makan siang disiapkan dalam bentuk paket untuk dibawa pulang oleh semua peserta yudisium dan tamu/undangan.(2teh).

Komentar: 0 Cetak: Kategori: Berita
Bagikan:

HISKI BERBAGI DAN BAKTI SOSIAL

Pada Sabtu (8/5/2021) Himpunan Ikatan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Kom

YUDISIUM SARJANA PERTANIAN UNIFLOR, PESAN DEKAN: ALUMNI HARUS BERPERAN AKTIF DAN MEMBAWA PERUBAHAN DI MASYARAKAT

Pada Kamis (6/5/2021), pukul 16.00 Wita, bertempat di Selasar Fakultas Pertanian


Tinggalkan Komentar


Satukan Langkah Bulatkan Tekad Menuju Uniflor Bermutu
UNIVERSITAS FLORES
Jl.Samratulangi - Ende, Tel: (0381) 23874, 23873, 21536, Fax: (0381) 21536, email : universitasflores@uniflor.ac.id
Copyright © 2021

cms by Technophoria Indonesia
    Subscribe to site updates!